Showing posts with label Produk Pengendali Hama Organik. Show all posts
Showing posts with label Produk Pengendali Hama Organik. Show all posts

Perangkap Lalat Buah dan Serangga METILAT PLUS

METILAT PLUS

Perangkap lalat buah & serangga terbang lainnya


Kemasan : 100 ml
Bentuk cair


Cara Pakai METILAT PLUS

Teteskan 2-3 tetes Metilat plus pada sedikit kapas, masukkan pada botol minuman tanpa tutup, gantung di tengah lahan. Atau bisa juga dengan cara berikut.



Dapatkan Produk Metilat Plus di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658

Agen Hayati Pengendali Ulat Grayak VITURA - VIREXI


VITURA & VIREXI

Agens Hayati pembasmi ulat grayak / ulat tentara


Kemasan : 100 gr
Bentuk serbuk

VITURA digunakan untuk membasmi ulat grayak pada tanaman: cabai, kedelei, kacang-kacangan, kubis, sayuran.
VIREXI digunakan untuk membasmi ulat grayak pada tanaman: bawang merah, bawang putih, dan bawang daun.


Aturan Pakai VITURA & VIREXI

Campurkan pertangki 1 bungkus Vitura / virexi + ½ tutup Aero 810, semprot pada tanaman.

Dapatkan produk Vitura - Virexi di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658

Agen Hayati Pembasmi Penyakit NATURAL GLIO

Natural GLIO

Agens Hayati Pembasmi penyakit


Kemasan : 100 gr
Bentuk serbuk
bahan aktif : jamur aktif yang berfungsi membasmi penyakit (agensia antagonis) pada tanaman yang berasal dari pupuk kandang ataupun pengaruh dari luar.


Penyakit Sasaran NATURAL GLIO

Penyakit yang terbawa biji / tanah : penyakit rebah semai yang disebabkan jamur phytium sp dan rizoctonia sp. Penyakit lumpuh layu yang disebabkan oleh jamur fusarium sp dan bakteri pseudomonas sp.


Bahan Aktif NATURAL GLIO

Gliocladium sp + Trichoderma sp dalam bentuk serbuk, tahan disimpan dalam waktu 3 – 5 tahun tanpa berkurang efektifitasnya.


Cara Kerja NATURAL GLIO

  1. Menghancurkan patogen-patogen penyebab penyakit dari luar (inokulum) dan mematikan sumber berkembangnya penyakit.
  2. Mencegah patogen-patogen penyebab penyakit membentuk koloni di dalam tanah.
  3. Melindungi perkecambahan biji, akar, dan infeksi penyebab penyakit bakteri patogen.


Cara Pakai NATURAL GLIO

Campurkan Natural Glio 100 gr + pupuk kandang matang 25 kg, diperam 1-3 minggu di dalam karung. Sebar merata pada lahan, atau per lubang tanaman diberikan 1 sendok makan.

Dapatkan produk Natural Glio di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658

Agen hayati Pengendali Hama NATURAL BVR

Natural BVR

Agens Hayati pengendali hama


Kemasan : 100 gr
Bentuk serbuk
bahan aktif : jamur Beuveria bassiana yang efektif menyerang hama.


Hama Sasaran NATURAL BVR

Hama wereng, walang sangit, kutu-kutuan, ulat kubis


Cara Kerja NATURAL BVR

Jamur Beuvaria bassiana masuk ke dalam bagian tanaman, jika termakan oleh hama, jamur akan mengeluarkan enzim khitinase, protease, dan lipase yang merusak saluran pencernaan hama dan menembus seluruh tubuh hama sehingga hama mati perlahan. Hama yang terinfeksi jamur BVR bisa menularkan jamur BVR kepada hama yang lain.


Cara pakai NATURAL BVR

Campurkan per tangki + Natural BVR 30 gr + ½ tutup AERO 810. Semprot pada sore hari. Penyemprotan boleh dicampur POC NASA + Hormonik. Tidak boleh dicampur pestisida kimia.

Dapatkan produk Natural BVR di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658/085655767273 (IM3)

Perekat dan Perata Pestisida Organik AERO-810

AERO 810

Perekat-Perata-Pembasah


Kemasan : 250 cc
Bentuk cair


Cara Kerja AERO-810

Membuat tegangan air menjadi rendah sehingga campuran pestisida dan pupuk cair menjadi lebih merata, menempel lebih kuat dan meresapkan lebih cepat di daun.


Keunggulan AERO-810

  1. Melekatkan dan meratakan butiran semprot pestisida / pupuk cair pada daun supaya tidak hilang / tercuci oleh air hujan.
  2. Menghemat pestisida / pupuk cair yang melekat dserap daun lebih banyak & lama
  3. Meningkatkan daya kerja pestisida untuk mengendalikan hama yang berperisai dan berkulit lapisan lilin
  4. Membantu membersihkan alat semprot dan tidak mengakibatkan penyumbatan pada nosel.


Bahan Aktif AERO-810

Polioksi etilen alkil fenolic ether 810 g/l


Dapatkan produk Aero-810 di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658

Pestisida Organik PENTANA

PENTANA

Pestisida organik pengendali hama


Kemasan : 100 cc
Bentuk cair


Hama Sasaran PENTANA

Merupakan pengendali hama : trip sp, aphis sp, kutu-kutuan (kutu putih, kutu kebul, dll)


Keunggulan PENTANA

  1. Merupakan pengendali hama organik yang tepat sasaran
  2. Mudah diaplikasikan di lapangan
  3. Tidak membunuh musuh alami
  4. Tidak mencemarkan lingkungan
  5. Mudah terurai (biodegradable)


Cara Pakai PENTANA



Pertangki : 3 – 10 tutup (1 tutup = 5 cc) Pentana tambahkan perekat-perata-pembasah “Aero 810” ½ – 1 tutup per tangki.

Dapatkan produk Pentana di: 
Griya Herba Natural Agro
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung
Telp/sms. 0355-7801658

Pestisida Organik PESTONA

PESTONA

Pestisida organik pengendali hama


Kemasan : 500 cc
Bentuk cair
Legalitas:  No. Reg. IDM 000022136


Keunggulan PESTONA

Mengendalikan hama tanaman alami dan meningkatan daya tahan tanaman terhadap serangan hama. Pestisida organic harus disemprotkan di awal tanam, bukan saat tanaman terserang hama.


Sifat PESTONA

Mudah terurai , tidak meninggalkan sisa racun/ tanpa residu sehingga tidak mencemarkan lingkungan. Aman terhadap manusia dan hewan.

Hama Sasaran PESTONA




Cara Pakai PESTONA

Dosis per tangki : 5 cc – 10 cc. per Liter air atau Per Tangki 7 – 14 tutup.  Volume 1 tutup botol Pestona = 10 cc.  Supaya effektif dan optimal, campurkan per tangki ½ tutup Aero 810 (perekat-perata-pembasah). Akan lebih hemat tenaga & waktu  jika sekalian melakukan penyemprotan pupuk POC NASA + Hormonik. Per tangki : PESTONA 10 tutup + AERO 1/2 tutup + POC NASA 3 tutup + HORMONIK 1 tutup.
Waktu penyemprotan terbaik : Sore (jam 18.00) atau Pagi hari (jam 05.00).
Lakukan penyemprotan minimal 3 kali per 1 musim tanam atau sesuaikan dengan tingkat serangan hama. Lebih sering disemprot, lebih baik. Pestona tidak berbahaya bagi manusia & lingkungan serta tidak akan membunuh musuh alami hama.

Bahan aktif Pestona

Azadirachtin
Berperan sebagai fungisida, bakterisida, antivirus dan moluskisida. Formula ini berfungsi : sebagai zat pemandul, menghambat : daya makan, pertumbuhan, reproduksi, perkawinan / komunikasi seksual, merusak telur, menghambat pembentukan kitin.
Ricin (asam ricin)
Mengendalikan hama serangga, cendawan, nematoda parasit tanaman
Polifenol
Menghambat pertumbuhan larva serangga. Polifenol juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit
Sitral
Menghambat serangga hama gudang, merusak telur serangga.
Annonian
Menghambat selera makan serangga, sebagai racun kontak dan racun perut.
Eugenol
Mengendalikan lalat buah dan sebagai fungisida
Nikotin
Mengendalikan penyakit tanaman, sebagai penolak serangga, fungisida, akarisida, nematoda


Cara Kerja PESTONA

Formula yang terkandung di dalam Pestona akan mengendalikan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dengan cara mengganggu proses fisiologi / pertumbuhan serangga yang berpengaruh pada kurangnya nafsu makan serangga, menghambat fase pertumbuhan, menghambat daya reproduksi, menghambat proses ganti kulit, menghambat pembentukan serangga dewasa, menghambat perkawinan & komunikasi seksual, menghambat agar serangga tidak bisa bertelur / mandul, menghambat pembentukan kitin. Pestona bekerja secara kontak & sistemik sehingga dapat meresap ke seluruh bagian tanaman tanpa menggangu / merusak tanaman, akibatnya jika serangga memakan bagian tanaman otomatis akan termakan zat Pestona .
Pestona merupakan pegendali hama tanaman alami yang memiliki spektrum yang lebih luas, sehingga dapat mengendalikan lebih dari beberapa jenis hama / Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).


Dapatkan produk Pestona di: 
Griya Herba Natural Agro 
Jl. Letjen Suprapto No. 85, Kepatihan, Tulungagung 
Telp/sms. 0355-7801658

MARI HIJAUKAN BUMI KITA

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

''Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.'' (QS al-Baqarah : 22).


Dari Jabir bin Abdullah ra berkata, telah bersabda Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam:

“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu tanaman itu dimakan manusia, binatang ataupun burung melainkan tanaman itu menjadi sedekah baginya sampai hari kiamat.” (HR. Imam Muslim hadits no.1552(10))

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya .” [HR. Muslim dalam Al-Musaqoh,3945].


Tabi’in, Umarah bin Khuzaimah bin Tsabit Al-Anshoriy Al-Madaniy, bahwa “Aku pernah mendengarkan Umar bin Khaththab berkata kepada bapakku, “Apa yang menghalangi dirimu untuk menanami tanahmu?”

Bapakku berkata , “Aku orang yang sudah tua, ”

Umar berkata kepadanya, “Aku mengharuskan engkau (menanamnya). Engkau harus menanamnya!”
Sungguh aku melihat Umar bin Khaththab menanamnya dengan tangannya bersama bapakku. ” [HR. Ibnu Jarir Ath-Thobariy sebagaimana dalam Ash-Shohihah (1/1/39)]